Esteticalifeguzellik – Provinsi Bengkulu mungkin tidak sepopuler Bali atau Yogyakarta dalam peta pariwisata internasional, namun bagi pecinta sejarah, Bumi Rafflesia ini menyimpan permata yang tak ternilai harganya. Destinasi wisata Benteng Marlborough Bengkulu adalah magnet utama yang membawa wisatawan kembali ke masa abad ke-18, saat rempah-rempah menjadi komoditas paling diburu di dunia.
Benteng ini bukan sekadar tumpukan batu bata tua. Ia adalah simbol kekuasaan Perusahaan Hindia Timur Britania (EIC) yang pernah menancapkan kukunya di pesisir barat Sumatra. Berdiri kokoh menghadap Samudra Hindia, Fort Marlborough (nama aslinya) merupakan benteng terkuat Inggris di wilayah Timur setelah Benteng St. George di Madras, India. Mengunjungi tempat ini memberikan sensasi melintasi lorong waktu, di mana setiap sudut temboknya menyimpan cerita tentang peperangan, diplomasi, dan kehidupan kolonial.
Sejarah Berdirinya Benteng Marlborough

Membangun sebuah benteng besar di tanah yang jauh dari Inggris tentu memiliki alasan strategis. Pada tahun 1714 hingga 1719, di bawah kepemimpinan Gubernur Joseph Collet, Inggris membangun benteng ini sebagai pengganti Fort York yang dianggap tidak layak huni karena wabah penyakit dan lokasinya yang kurang strategis.
Diberi nama Marlborough untuk menghormati John Churchill, Duke of Marlborough pertama, benteng ini menjadi pusat pertahanan dan perdagangan lada. Selama berabad-abad, benteng ini berpindah tangan dari Inggris ke Belanda, sempat dikuasai oleh pejuang lokal, hingga akhirnya jatuh ke tangan Jepang dan menjadi markas kepolisian Indonesia setelah kemerdekaan. Kompleksitas sejarah inilah yang menjadikan destinasi wisata Benteng Marlborough Bengkulu begitu kaya akan narasi.
Arsitektur Unik, Benteng Menyerupai Kura-Kura
Salah satu daya tarik utama yang membuat para fotografer dan arsitek terkagum-kagum adalah desain bangunannya. Jika dilihat dari ketinggian menggunakan drone, Benteng Marlborough memiliki bentuk yang sangat unik, menyerupai kura-kura.
-
Kepala Kura-Kura: Merupakan jembatan penghubung yang menjorok keluar.
-
Badan Kura-Kura: Bagian utama benteng yang berbentuk segi empat dengan bastion (tonjolan sudut) yang kuat.
-
Kaki Kura-Kura: Terletak pada empat sudut bastion yang berfungsi sebagai tempat menempatkan meriam untuk memantau musuh dari segala arah.
Desain ini bukan tanpa alasan. Bentuk bastion memungkinkan para prajurit untuk menembak musuh yang mencoba memanjat dinding tanpa ada “titik buta” (blind spot). Arsitektur ini mencerminkan kecanggihan teknik militer Eropa pada masanya yang diadaptasi dengan material lokal.
Ruangan dan Lorong Misterius di Dalam Benteng
Menjelajahi destinasi wisata Benteng Marlborough Bengkulu berarti siap untuk menyusuri lorong-lorong gelap yang penuh misteri. Di dalam benteng ini terdapat berbagai ruangan dengan fungsi yang berbeda-beda:
-
Ruang Tahanan: Ruangan pengap tanpa jendela yang pernah menampung tawanan perang dan aktivis kemerdekaan.
-
Gudang Persenjataan: Tempat penyimpanan bubuk mesiu dan peluru meriam.
-
Barak Prajurit: Ruang luas yang dahulu menjadi tempat beristirahat ratusan serdadu Inggris.
-
Terowongan Bawah Tanah: Konon, terdapat terowongan yang menghubungkan benteng dengan beberapa titik strategis di Kota Bengkulu, meskipun sebagian besar kini sudah tertutup demi keamanan.
Daya Tarik Wisata dan Spot Foto Ikonik

Di era digital, keindahan estetika sebuah tempat wisata menjadi poin krusial. Benteng Marlborough menawarkan banyak spot foto yang instagramable sekaligus edukatif:
Jembatan Gantung dan Gerbang Utama
Gerbang kayu besar yang kokoh dengan tulisan “Fort Marlborough” adalah titik awal yang wajib diabadikan. Jembatan gantung di atas parit kering ini memberikan kesan megah dan dramatis.
Deretan Meriam Kuno
Di bagian atas benteng, terdapat meriam-meriam besi asli peninggalan Inggris yang masih menghadap ke laut. Meriam ini menjadi latar belakang favorit wisatawan untuk berfoto sembari menikmati semilir angin laut.
Prasasti dan Nisan Kuno
Di dalam kompleks benteng, terdapat beberapa batu nisan dengan ukiran bahasa Inggris kuno yang indah. Salah satunya adalah nisan Richard Watts dan Robert Hamilton. Meskipun terkesan melankolis, batu-batu ini adalah karya seni rupa yang memukau.
Lokasi dan Aksesibilitas Menuju Benteng Marlborough
Destinasi wisata Benteng Marlborough Bengkulu terletak di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Jalan Benteng, Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.
-
Dari Bandara Fatmawati Soekarno: Jaraknya sekitar 30-40 menit berkendara menggunakan taksi atau transportasi daring.
-
Dekat Pusat Kota: Lokasinya sangat dekat dengan ikon wisata lain seperti China Town (Kampung Cina) dan rumah pengasingan Bung Karno.
-
Pemandangan Laut: Karena berada tepat di tepi pantai, setelah lelah berkeliling benteng, Anda bisa langsung menuju Pantai Tapak Paderi yang hanya berjarak beberapa langkah saja.
Tips Berkunjung ke Destinasi Wisata Benteng Marlborough Bengkulu

Agar kunjungan Anda lebih maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
-
Waktu Terbaik: Datanglah pada pagi hari (jam 08.00 – 10.00) agar cuaca tidak terlalu panas, atau sore hari (jam 16.00) untuk menikmati matahari terbenam dari atas dinding benteng.
-
Pakaian Nyaman: Gunakan alas kaki yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan di atas permukaan batu dan rumput. Topi dan kacamata hitam juga sangat disarankan.
-
Jasa Pemandu: Sangat direkomendasikan untuk menyewa pemandu lokal. Cerita-cerita lisan tentang kejadian di benteng ini jauh lebih menarik daripada sekadar membaca papan informasi.
-
Jaga Kebersihan: Sebagai cagar budaya peringkat nasional, sangat dilarang untuk mencoret-coret tembok atau membuang sampah sembarangan.
Dampak Pariwisata Terhadap Ekonomi Lokal Bengkulu
Keberadaan Benteng Marlborough memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Di sekitar area benteng, banyak tumbuh UMKM yang menjual oleh-oleh khas Bengkulu seperti:
-
Kain Batik Besurek: Batik khas Bengkulu dengan motif kaligrafi dan bunga Rafflesia.
-
Lempok Durian: Penganan manis menyerupai dodol yang terbuat dari durian asli.
-
Kerajinan Kulit Kayu: Tas dan dompet unik yang terbuat dari serat kayu lantung.
Dengan mengunjungi benteng ini, wisatawan secara tidak langsung mendukung pelestarian budaya dan kesejahteraan pengrajin lokal.
Mengapa Anda Harus Berkunjung?
Destinasi wisata Benteng Marlborough Bengkulu bukan sekadar objek wisata sejarah biasa. Ia adalah pertemuan antara keindahan arsitektur, kekuatan narasi masa lalu, dan panorama alam pantai Sumatra yang memukau. Berdiri di atas bastionnya, melihat ombak Samudra Hindia yang pecah di kejauhan, Anda akan merasakan betapa kecilnya kita dalam bentangan sejarah yang panjang.
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke Sumatra, pastikan Bengkulu masuk dalam daftar destinasi Anda. Benteng Marlborough menanti untuk menceritakan rahasianya kepada siapa saja yang bersedia mendengarkan.
