Esteticalifeguzellik – Pontianak, kota yang dikenal sebagai Kota Khatulistiwa, tidak hanya menawarkan pesona garis lintang nol derajat atau kuliner khasnya yang menggugah selera. Di balik hiruk-pikuk kotanya, terdapat sebuah permata arsitektur dan budaya yang melambangkan keharmonisan serta kegagahan suku Dayak di Kalimantan Barat. Tempat itu adalah Rumah Radakng.
Berdiri megah di jantung kota, Rumah Radakng bukan sekadar bangunan kayu biasa. Ia merupakan replika rumah panjang suku Dayak Kanayatn yang memegang rekor sebagai rumah adat terbesar di Indonesia. Bagi wisatawan yang ingin mendalami filosofi hidup masyarakat Dayak tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam ke pedalaman, Rumah Radakng adalah destinasi wajib. Artikel ini akan memandu Anda mengenal lebih dekat lokasi, fasilitas, hingga daya tarik budaya yang dimiliki oleh ikon wisata kebanggaan Pontianak ini.
Lokasi dan Aksesibilitas, Menuju Jantung Budaya Pontianak

Rumah Radakng terletak di lokasi yang sangat strategis dan mudah dijangkau. Tepatnya berada di Jalan Sutan Syahrir, Komplek Perkampungan Budaya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Lokasinya berdampingan dengan Rumah Melayu, yang semakin mempertegas semangat toleransi dan keberagaman di kota ini.
Karena letaknya yang berada di pusat kota, wisatawan memiliki banyak pilihan transportasi:
-
Kendaraan Pribadi: Jika Anda menyewa mobil atau motor, Anda cukup mengarahkan navigasi ke area Kota Baru atau Jalan Sutan Syahrir. Tersedia lahan parkir yang luas bagi pengunjung.
-
Transportasi Online: Layanan ojek dan taksi online sangat marak di Pontianak, sehingga memudahkan wisatawan yang tidak membawa kendaraan sendiri.
-
Waktu Tempuh: Dari Bandara Internasional Supadio, perjalanan memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit, tergantung kondisi lalu lintas. Jika Anda menginap di hotel sekitaran Gajah Mada atau Tanjungpura, jaraknya hanya sekitar 10-15 menit saja.
Komplek ini biasanya buka setiap hari untuk umum dari pagi hingga sore hari, kecuali jika ada acara adat atau kegiatan kenegaraan khusus yang bersifat tertutup.
Mengenal Arsitektur Rumah Radakng: Rekor Nasional dan Keunikan Fisik
Satu hal yang akan langsung membuat Anda terkesima saat tiba adalah ukurannya yang kolosal. Rumah Radakng Pontianak diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat pada tahun 2013 dan langsung menarik perhatian nasional.
Dimensi yang Mengagumkan: Rumah ini memiliki panjang mencapai sekitar 138 meter dengan lebar 5 meter dan tinggi tiang sekitar 7 meter. Dengan dimensi tersebut, Rumah Radakng dinobatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai rumah adat terbesar di Indonesia.
Material dan Filosofi Bangunan: Mayoritas bangunan didominasi oleh kayu ulin (kayu besi) yang terkenal sangat kuat dan tahan cuaca. Struktur bangunannya berbentuk rumah panggung untuk menghindari ancaman binatang buas dan banjir—sebuah adaptasi cerdas nenek moyang suku Dayak terhadap alam Kalimantan. Untuk naik ke atas bangunan, terdapat tangga kayu yang disebut hejot. Uniknya, jumlah anak tangga biasanya ganjil, yang dipercaya membawa keberuntungan atau keselamatan bagi penghuninya.
Daya Tarik Budaya: Filosofi Kebersamaan dalam Satu Atap
Rumah Radakng bukan hanya objek foto yang estetis, tetapi juga menyimpan filosofi mendalam tentang cara hidup masyarakat Dayak. Nama “Radakng” sendiri merujuk pada rumah panjang yang menjadi pusat kehidupan sosial.
-
Kehidupan Komunal: Di masa lalu, satu rumah panjang bisa dihuni oleh puluhan hingga ratusan kepala keluarga. Hal ini mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas yang tinggi. Di sini, wisatawan bisa membayangkan bagaimana masyarakat Dayak berbagi suka dan duka dalam satu lingkungan yang sangat erat.
-
Seni Ukir Dayak: Di sepanjang dinding, tiang, dan pagar Rumah Radakng, Anda akan menemukan ukiran-ukiran khas Dayak yang rumit namun indah. Motif-motif seperti burung enggang (burung suci suku Dayak), tanaman melata, dan motif manusia memiliki makna spiritual dan penghormatan terhadap alam semesta.
-
Pusat Kegiatan Seni: Rumah Radakng berfungsi sebagai tempat latihan tari tradisional, musik sape (alat musik petik khas Dayak), hingga latihan olahraga tradisional. Jika beruntung, Anda bisa melihat para pemuda setempat sedang berlatih tari Ayatn atau tari Gawai yang dinamis.
Fasilitas Bagi Wisatawan di Rumah Radakng

Pemerintah Kota Pontianak telah melengkapi komplek ini dengan fasilitas yang cukup memadai untuk kenyamanan pengunjung:
-
Area Plaza Luas: Halaman di depan Wisata Rumah Radakng Kalimantan Barat berupa plaza berlantai beton yang sangat luas. Area ini sering digunakan untuk festival budaya, pameran UMKM, hingga konser musik.
-
Toilet dan Tempat Sampah: Tersedia fasilitas sanitasi di sekitar area komplek, meskipun kebersihannya sangat bergantung pada kesadaran pengunjung untuk menjaga aset publik ini.
-
Kios Souvenir dan Kuliner: Di sekitar komplek Jalan Sutan Syahrir, terdapat banyak kedai kopi khas Pontianak dan toko yang menjual kerajinan tangan lokal seperti kain tenun ikat, manik-manik, dan miniatur rumah adat.
-
Spot Foto Instagramable: Hampir setiap sudut Rumah Radakng sangat fotogenik. Mulai dari deretan tiang-tiang tinggi, ukiran di balkon, hingga latar belakang langit biru Pontianak yang seringkali bersih tanpa polusi.
Perhelatan Gawai Dayak: Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Jika Anda ingin merasakan atmosfer yang benar-benar hidup, rencanakan kunjungan Anda pada bulan Mei. Setiap tahunnya, Rumah Radakng menjadi pusat perayaan Gawai Dayak, yakni festival syukur atas hasil panen yang melimpah.
Selama festival ini, Rumah Radakng akan dipenuhi oleh ribuan orang dari berbagai sub-suku Dayak di seluruh Kalimantan Barat. Anda akan disuguhi berbagai tontonan luar biasa, seperti:
-
Ritual Adat: Upacara pembukaan yang penuh dengan nuansa magis dan sakral.
-
Lomba Tradisional: Seperti lomba menyumpit, lomba memahat kayu, hingga kompetisi memasak makanan tradisional dalam bambu (lemang/pansoh).
-
Pemilihan Bujang Dara Gawai: Kontes kecantikan dan kecerdasan yang mengenakan pakaian adat Dayak yang sangat megah dengan hiasan bulu burung enggang.
-
Pasar Rakyat: Tempat di mana Anda bisa membeli hasil bumi dan kerajinan otentik dari pedalaman Kalimantan.
Tips Berkunjung agar Perjalanan Maksimal

Agar kunjungan Anda ke Rumah Radakng berjalan lancar dan menyenangkan, perhatikan beberapa tips berikut:
-
Gunakan Pakaian yang Nyaman: Pontianak terkenal dengan cuacanya yang sangat panas. Gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat. Jangan lupa memakai sunblock atau membawa payung.
-
Jaga Sopan Santun: Meskipun ini adalah tempat wisata, Rumah Radakng tetap merupakan simbol identitas budaya yang disucikan. Hindari perilaku tidak sopan atau merusak ukiran yang ada.
-
Waktu Kunjungan: Waktu terbaik untuk berfoto adalah pagi hari (pukul 08.00 – 10.00) atau sore hari (pukul 16.00) saat cahaya matahari tidak terlalu terik dan menghasilkan bayangan yang dramatis pada bangunan kayu.
-
Bawa Kamera dengan Lensa Wide: Karena bangunan ini sangat panjang, lensa wide-angle pada ponsel atau kamera profesional Anda akan sangat membantu untuk menangkap kemegahan bangunan secara utuh dalam satu frame.
Destinasi Sekitar yang Bisa Dikunjungi
Setelah puas mengeksplorasi Rumah Radakng, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke beberapa destinasi terdekat lainnya untuk melengkapi wisata budaya Anda:
-
Rumah Melayu: Hanya berjarak beberapa langkah saja, Anda bisa melihat rumah panggung khas Melayu Pontianak yang didominasi warna kuning dan hijau.
-
Museum Negeri Kalimantan Barat: Terletak tidak jauh dari lokasi, museum ini menyimpan koleksi artefak sejarah, geologi, dan etnografi yang sangat lengkap tentang Kalimantan Barat.
-
Taman Akcaya: Tempat bersantai warga lokal yang asri, cocok untuk duduk santai sambil menikmati jajanan kaki lima khas Pontianak.
Kesimpulan
Rumah Radakng Pontianak bukan sekadar destinasi wisata biasa. Ia adalah gerbang utama bagi siapapun yang ingin mengenal wajah asli kebudayaan Dayak di Kalimantan Barat dengan cara yang elegan dan edukatif. Kemegahan arsitekturnya, kekayaan filosofi di balik ukirannya, serta semangat kebersamaan yang terpancar dari tiap sudut bangunan kayu ulin ini akan memberikan pengalaman batin yang mendalam bagi setiap pengunjung.
Datang ke Rumah Radakng berarti Anda turut mengapresiasi pelestarian budaya bangsa. Jadi, pastikan Rumah Radakng masuk dalam daftar prioritas perjalanan Anda saat berkunjung ke Kota Khatulistiwa!
